Melihat Santri Tidur, Khofifah: Yang Tidur Saya Anggap Gusdur Kecil

Instagram

Melihat Santri Tidur, Khofifah: Yang Tidur Saya Anggap Gusdur Kecil

2/01/2019, 2/01/2019
Lombok Barat, - Acara Silaturrahmi Kebangsaan  dengan thema " Jaga Aswaja,  Teguhkan Bangsa"  yang dilaksanakan di Ponpes Al-Islahuddiny Kediri Lombok Barat.  01/02/2019

Acara yang di hadiri oleh Hj.Khofifah Indar Parawansa (Ketua PP Muslimat NU) KH. Asep Saefuddin Chalim ( Ketua Persatuan Guru Nahdlatul Ulama) dan tokoh Tuan Guru Lombok lainnya. 

Ratusan orang menghadiri acara Silaturrahmi Kebangsaan,  mulai dari santri hingga Jamaah Nahdiyin. 

Ketua PCNU Lombok Barat bersyukur karena telah dipercaya untuk melaksanakan acara Silaturrahmi Kebangsaan, "Road show yang dilakukan oleh kedua tokoh ini merupakan acara Harlah NU",  ungkap Nazar Naamy Selaku Ketua Tanfidziyah PC NU Lombok Barat.  " Kami sangat bersyukur karena kami diberikan kepercayaan untuk mengadakan acara dan dihadiri Ibu Khofifah serta KH. Asep Saefuddin " Jelasnya. 

Dalam agenda silaturrahim Kebangsaan diharapkan kepada Khofifah dan KH. Asep untuk memberikan pemahaman tentang Kebangsaan. "Tantangan bukan semakin ringan tetapi semakin berat,  kami berharap kepada Ibu Khofifah dan KH. Asep Saefuddin Untuk memberikan pencerahan dan memberikan narasi kebangsaan yang semakin melemah." Lanjutnya. 

Khofifah Indar Parawansa dalam orasi Kebangsaan mengupas tentang Kebangsaan perspektif aswaja. "Saya ingin sedikit bagaimana kita mengupas aswaja. ".ungkapnya. 

"PR kita adalah membangun ukhuwah islamiyah yang Subtantif ." Ungkap Khofifah Ketua Muslimat NU yang pernah menjabat sebagai Mentri Sosial. 

"Kita punya prinsip,  apa yang berbeda dari negara timur Tengah dengan Indonesia. "
Dalam konteks bernegara khofifah menjelaskan bahwa sangat penting menjaga kesatuan dan persatuan dengan saling menghormati. "Satu dengan lain saling menghormati itu sangat pentingm.  Bagaiamana kita menjaga aswaja untuk menjaga negara Kesatuan." Ungkap Khofifah Alumni Aktivis Pergerakan. 

Khofifah saat berorasi di Ponpes Islahuddiny melihat para santri yang ketiduran,  sempat membuat ratusan Jamaah tertawa.  "Yang tidur ini saya khusnuzon,  yang tidur saya anggap gusdur kecil." Ungkapnya.  " Saya doakan semoga mereka menjadi orang-orang yang akan membawa negara ini menjadi lebih baik nantinya " Harap Khofifah. 

(Dk) 

TerPopuler