Safari di Lotim dan Santunan Yatim, IPNU NTB Ajak Santri Cintai Kiyai

Instagram

Safari di Lotim dan Santunan Yatim, IPNU NTB Ajak Santri Cintai Kiyai

5/25/2019, 5/25/2019

Lombok Timur (Lombok Fokus) - Safari Ramadan dan juga santunan anak yatim kembali digelar oleh IPNU NTB. Kali ini kegiatan dilaksanakan di Pondok Pesantren Sirojul Ulum Mamben Kecamatan Wanasaba Kabupaten Lombok Timur. Sabtu, (25/05/19).

Dalam kegiatan Safari Ramadhan dan santunan anak yatim kali ini dilaksanakan Buka Bersama yang diikuti oleh wali santri dan para Pimpinan Yayasan beserta Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat dan Pimpinan Cabang IPNU Lombok Timur.

Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat Pauzan Basri menyampaikan bahwa, kegiatan safari dan santunan telah digelar di beberapa Kab/kota. Dan alhamdulillah kali ini di Lombok Timur.

"Alhamdulillah kita telah laksanakan kegiatan yang sama juga Kab/kota lain di NTB. Semoga silaturrahim IPNU bersama Ponpes dan santri ini terus bisa kami laksanakan tiap tahunnya,"ungkap Pauzan saat sambutannya.

IPNU hari ini tambahnya, sudah mulai besar di Lombok Timur umumnya di NTB, maka kewajiban kita sebagai santri NU harus terus siarkan dan dengungkan NU dimanapun saja berada.

"Saya harap semua ponpes NU di Lombok Timur dan Sekolah-sekolah umum harus mampu kita rebut. Karena kita ini besar, semua santri hari ini sudah kenal IPNU dan tanggungjawab kita untuk merawatnya,"terangnya.

Sementara itu Pimpinan Yayasan Sirojul Ulum Mamben Daya Lombok Timur TGH. Ulum menyampaikan terima kasih atas kedatangan IPNU di Pondoknya. Semoga bisa terus buat kegiatan semacam ini di Ponpes di Lombok Timur dan NTB umumnya.

"Kami sangat berterima kasih karena telah memilih pondok kami sebagai tempat untuk silatirrahimnya, karena kami rindu akan kedatangannya adik-adik pelajar NU ini. Semoga bisa terus berbuat untuk NU dan jamaah,"tuturnya.

Kegiatan selanjutnya IPNU NTB melakukan santunan anak yatim yang diserahkan langsung oleh Ketua PW IPNU NTB Pauzan Basri.

TerPopuler