Demo di DPR Ricuh, Dikantor Gubernur Adem.

Instagram

Demo di DPR Ricuh, Dikantor Gubernur Adem.

9/26/2019, 9/26/2019

MATARAM - LF | Jika demo menolak RKUHP dan RUU KPK di depan kantor DPRD NTB berlangsung rusuh, kondisi terbalik terlihat di aksi demo Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mataram yang di gelar di depan kantor Gubernur NTB, Kamis (26/9).


Pada aksi ini penjagaan dari aparat kepolisian pun tidak terlihat ketat, bahkan aparat kepolisian tampak santai mengikuti jalannya demo.

Dalam tuntutannya mahasiswa yang tergabung dalam HMI meminta agar sejumlah persoalan yang terjadi saat ini agar segera di tuntaskan. Diantaranya persoalan RKUHP, mereka menuntut agar meninjau kembali sejumlah pasal krusial dan meminta agar hukum adat di masukan dalam RKUHP tersebut.

Selain itu sejumlah RUU lainnya seperti RUU Pertanahan dan RUU agar pengesahannya di tunda dan merevisi beberapa pasal yang di anggap masih merugikan masyarakat dan buruh. Kebakaran hutan juga menjadi isu yang di suarakan dalam demo ini. Mereka menuntut agar bertanggung jawab terhadap kebakaran hutan yang terjadi si Riau, Sumatra dan Kalimantan. Serta mencabut izin perusahaan yang terlibat dalam kebakaran hutan.

Aksi demo HMI cabang Mataram ini di temui oleh Asisten Satu Setda NTB Baiq Eva Nurcahya Ningsih dan Abdul Gani Karo Hukum Setda NTB. Baiq Eva menyatakan tuntutan mahasiswa tersebut di terima dan akan di sampaikan ke Gubernur.

Usai mendapat penjelasan dari Baiq Eva, massa HMI juga meminta tanda tangan persetujuan tuntutan serta serah terima tuntutan yang di tanda tangani oleh Abdul Gani.

Usai menggelar orasi dan menyerahkan tuntutan ke Baiq Eva dan Abdul Gani, massa HMI membubarkan diri dengan tertib.(RZ)

TerPopuler