Lestarikan Seni dan Budaya Sumbawa Salah Satunya Melalui Sangar Lonto Engal

Instagram

Lestarikan Seni dan Budaya Sumbawa Salah Satunya Melalui Sangar Lonto Engal

9/22/2019, 9/22/2019

MATARAM - LF | Lonto Enggal merupakan salah satu sanggar daerah yang bertujuan melestarikan seni dan budaya khususnya masyarakat Sumbawa dan sudah dikenal oleh masyarakat NTB khususnya Mataram. Sanggar Lonto Engal beranggotakan para Pelajar dan Mahasiswa asal tanah samawa yang berada di Kota Mataram. 

Untuk mengembangkan sanggar tersebut, Pembina sanggar Lonto Enggal Ardiy Prajasyah didampingi Ketua sanggar periode 2018/2019 Iwan Ade Saputra mengatakan sanggar Lonto Engal sudah melakukan perekrutan anggota baru mulai Sabtu (21/9) hingga Minggu tanggal 22 September. 

"Hari ini merupakan hari pengukuhan bagi warga baru sanggar Lonto Engal yang dihadiri para senior yang tinggal di Mataram salah satunya Mayor Inf Dahlan," ujarnya.

Pada kesempatan yang baik tersebut, Mayor Inf Dahlan, S.Sos.,berkesempata memberikan motivasi dan support kepada para pengurus sanggar Lonto Engal, termasuk warga baru yang mendaftarkan diri sebagai anggota sanggar.

Menurutnya, tema yang diusung adalah membentuk generasi Lonto Engal yang kreatif inovatif untuk memajukan kesenian dan budaya Sumbawa sangat Tepat. Hal tersebut, kata Dahlan, sejalan dengan tujuan terbentuk organisasi seni dan budaya yang semakin hari semakin pupus akibat pengaruh  globalisasi dan perkembangan teknologi. Namun dibalik keterbatasan tersebut, ada keinginan kuat untuk terus menjaga dan melestarikan seni budaya. 

"Saya merasa bangga memiliki generasi yang masih memperhatikan hal-hal positif tentang seni dan budaya, khususnya Sumbawa," ungkapnya.

Putra kelahiran tanah bariri lema bariri tersebut meminta agar adik-adik pelajar dan mahasiswa teruslah berkarya dan berekspresi melalui sanggar Lonto Engal sesuai dengan minat dan bakat dibidang seni dengan tetap mengedepankan latar belakang pendidikan sebagai Potensi salah satu modal utama dalam mencapai kesuksesan.

"Gali potensi diri dan pengalaman yang ada untuk mengembangkan diri melalui sanggar ini dan tetap jalin hubungan silatirrahmi dengan siapa saja sehingga sanggar akan lebih dikenal oleh masyarakat luas khususnya NTB," pungkasnya.

TerPopuler