Anies Baswedan : Santri Harus Menjadi Garda Terdepan Dalam Membela Keadilan dan Kebenaran

Anies Baswedan : Santri Harus Menjadi Garda Terdepan Dalam Membela Keadilan dan Kebenaran

10/22/2019


Jakarta - LF |Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Jakarta Timur bersama pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ibad menyelenggarakan acara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2019. Kegiatan itu dipusatkan di Anjungan Provinsi Banten Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur. Dengan mengusung tema " Santri Unggul Indonesia Makmur" Doa bersama untuk Bangsa Indonesia.Selasa. 22/10/2019.
Peringatan Hari Santri Nasional tersebut dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan,  Dalam sambutannya, Anies  berharap  agar para santri terus  menjadi garda terdepan dalam membela keadilan dan kebenaran di negeri ini “ Para santri harus terus menjadi garda terdepan sebagaimana yang dilakukan 74 tahun yang lalu, karnanya ketika kita memperingati Hari Santri Nasional, jangan hanya bicara seremonial tapi ambil  sang utamanya memperingatkan kita atas tanggung jawab yang diemban lintas generasi, tanggung jawab yang ada pada pundak kita semua sebagai masyarakat santri indonesia  ”ucapnya.

Tak luput Anies Baswedan  menyampaiakan terima kasih kepada para Kyai, para Alim Ulama,yang telah membina begitu banyak anak – anak bangsa sebagai santri – santrinya, “ Insyaa Allah ini semua dicatat sebagai Amal jariah dari mereka semua”ujarnya.

Selain itu, Anies Baswedan juga  secara khusus  menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pondok Pesantren Nurul Ibad dan pondok - pondok  lain di jakarta, “  saya sampaikan terima kasih dan  Apresiasi yang setingi – tinginya, karena Nurul Ibad telah menjadi salah satu yang menjaga tradisi pesantren di ibu Kota Jakarta, tepuk tangan untuk Nurul Ibad”pungkasnya.
Hari santri merupakan sebuah hari untuk memperingati peran besar kaum kyai dan kaum santri dalam perjuangannya melawan penjajah yang bertepatan dengan resolusi jihad dari mbah KH Hasyim pada tanggal 22 Oktober. Itulah alasan yang mendasari kenapa hari santri nasional ditetapkan pada tanggal 22 Oktober, sejarah membuktikan, para santri bersama dengan pejuang lainnya mempunyai peran yang penting dalam merebut kembali kedaulatan Negara Republik Indonesia dari penjajah asing.

Dalam rangka peringatan  Hari Santri Nasional ke 4 Tahun 2019, Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Jakarta Timur bersama pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ibad menyelenggarakan beberapa  Festival Lomba Kaligrafi,Festival Perlombaan tradisi keilmuan melalui baca kitab kuning, Festival Lomba Hadrah.

Adapun pondok pesantren yang ikut ambil bagial dalam acara Hari Santri Nasioal adalah sebagai berikut:
1.ponpes arrahmaniah cipayung depok. 2.al makiah jaktim. 3.ponpes al-um bogor. 4.ponpes al-hamidiyah depok sawangan. 5.nurul Qur'an. 6.ponpes tubagus pangeling tapos depok
7.ponpes Al-fatah . 8.ponpes Al-fath cibubur. 9.Fatayat NU jaktim. 10.sirotol mustakim kapuk muara. 11.ponpes lampung. 12.al muttakin. ( FPRN )