Mengisi Kabinet Kerja jilid II. 49 Organ Relawan Jokowi, Dorong, Dannerd Reynard Simangunsong. SE ikuti Konvensi 2K Kabinet SDM Unggul Indonesia Maju.

Instagram

Mengisi Kabinet Kerja jilid II. 49 Organ Relawan Jokowi, Dorong, Dannerd Reynard Simangunsong. SE ikuti Konvensi 2K Kabinet SDM Unggul Indonesia Maju.

10/01/2019, 10/01/2019

Jakarta - LF |Presiden Jokowidodo mempersilahkan , baik Parpol maupun Organ Relawan , untuk mengusulkan nama – nama calon Menteri dan calon Kepala Lembaga, Namun Jokowi menegaskan,bahwa calon yang diajukan harus sesuai dengan kriteria menteri yang diinginkan. Yang bersangkutan harus seorang eksekutor kuat, bagus dalam manajerial dan kepemimpinan, serta memiliki integritas yang tinggi. “Kriteria ini berkali-kali saya sampaikan. Boleh saja diajukan,” imbuh Presiden Jokowi  Pada saat pembubaran Tim Kampanye Nasional (TKN) di Restoran Seribu Rasa, kawasan Menteng, Jakarta Pusat.(26/7) yang lalu.
Merespon pernyataan Presiden RI Jokowidodo tersebut,Empat Puluh Sembilan  kelompok organ relawan Jokowi-Maruf Amin melaksanakan Konvensi 2K Kabinet SDM Unggul Indonesia Maju ,konvensi , untuk menjaring calon-calon terbaik seperti  yang sesuai dengan Kriteria yang di harapkan oleh Presiden RI.
Fanesa, Ketua Panitia Konvensi 2K SDM Unggul Indonesia Maju mengatakan, acara ini dilaksanakan untuk membantu Presiden Jokowi mencari figur yang sesuai dengan Kriteria yang diharapakan “ Konvensi 2K Kabinet SDM Unggul Indonesia Maju ini  adalah salah satu bentuk tanggung jawab para relawan Jokowi selaku relawan yang cerdas untuk untuk mencari Menteri yang sesuai dengan Kriteria yang diharapakan, dan kami berharap nama – nama yang kami rekomendasikan dapat bekerja sama untuk meringankan tugas-tugas Presiden-Wakil Presiden terpilih Jokowi-Ma’ruf”.ujar Fanesa. Minggu 29/9/2019. Di Balai Pustaka Jakarta Timur.
Masih kata Fanesa, “Konvensi 2K SDM Unggul Indonesia maju ini digelar, dimana konvensi ini dirasa perlu dan memiliki urgensi yang serius, dimana jalannya roda pemerintahan Presiden Jokowi sangat bergantung pada kualitas calon Menteri yang diusulkan oleh relawan, sehingga terdapat sinergis nawacita dalam kabinet di era pemerintahan Presiden Jokowi.” Ungkapnya.
Fanesa menjelaskan, bahwa Konvensi Kandidat 2K SDM Unggul ada enam tahapan yang harus di selesaikan oleh para kandidat sebelum nantinya namanya diajukan kepada Presiden RI, “ tahap pertama adalah Pendaftaran Kandididat, Tahap kedua adalah Seleksi Administrasi, tahap ketiga adalah Pengenalan secara umum ( Konfrensi Pers), tahap empat adalah Pengenalan dan pemaparan Misi dan Visi, tahap kelima adalah Penjurian dan tahap ke enam atau tahap terakhir adalah penyampaian usulan Ke Presiden,” jelasnya.
“ ada lima nama kandidat calon Menteri yang mengikuti Konvensi 2K SDM Unggul yang nantinya  akan kami rekomendasikan mengisi Kabinet kerja jilid II “  kelima nama yang mengikuti Konvensi Kandidat 2 K SDM Unggul untuk mencari figur yang sesuia dengan kriteria yang diharapkan oleh Presiden  untuk Mengisi Kabinet Kerja jilid II diantaranya ,Saiful Farihanun sebagai calon Menteri Agama. PYM. Prof. H. Irwanur Latubual, SH., MM., MH., Ph.D., sebagai calon Menteri Sekretaris Negara. Dannerd Reynard Simangunsong. SE., sebagai calon Menteri Perdagangan,. Denny Agiel Prasetyo, S.Psi., sebagai calon Menteri Olahraga,. Benny Aly Mangkujaya sebagai calon Menteri ESDM” pungkasnya.
Dannerd Reynard Simangunsong. SE., Salah satu kandidat yang mengikuti Konvensi Kandidat 2 K SDM sebagai calon Menteri Perdagangan kepada awak media mengatakan “ Terima kasih saya ucapkan kepada semua relawan yang telah mempercaya I saya untuk  mengikuti Konvensi 2K Kabinet SDM Unggul Indonesia Maju “ Mudah- mudahan dengan diadakannya konvensi ini secara transparan, jikalau nanti saya terpilih akan tetap menjaga dan menjalin hubungan baik dgn teman- teman relawan disebabkan saya bagian dari organ relawan Jokowi-ma'aruf Amin.” ucap pria penerima Piagam dari Presidium Rakyat Menggugat dalam memenangkan Judicial Review UU MD3 No. 02 Tahun 2018.
Dannerd Reynard Simangunsong. SE. penerima Certificate Of Appreciation dari Tim Kampanye Nasional (TKN) ini juga menyampaikan pandanganya terkait kekompakan para relawan saat ini, bukan hanya memenagkan Jokowi – Maruf tapi mengawal sampai Presiden terpilih dilantik “ Pada tanggal 19102019..kita siap mengawal PELANTIKAN JOKOWI- MA'ARUF AMIN.”ungkap pria Penerima Surat Keputusan dari TKN No. SKT064/TKN/DRL-JKW-MA/X/2018 Sebagai Tim Relawan Ir. H. Joko Widodo – KH. Ma’ruf Amin dalam Pemenangan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI Tahun 2019.
Sementara itu, Pembina pelaksana Konvensi Kandidat 2 K SDM Unggul, berharap melalui konvensi ini bisa dihasilkan sosok-sosok yang tepat dalam menduduki jabatan Menteri, “ tidak hanya yang kompatibel untuk dimasa sekarang, tetapi harus memiliki visi dan misi yang jelas untuk kelangsungan ke depan dimana ketika Menteri tersebut dipilih dan dilantik oleh Presiden Jokowi, maka tugas dan tanggung jawabnya bukan hanya pada para relawan yang sudah menghantarkan mereka dalam bentuk usulan kepada Jokowi agar dapat menjadi pembantu presiden, namun juga pada kelangsungan birokrasi dan perancang kebijakan dalam arti yang mengatur rencana strategis yang akan membantu kerja Jokowi, agar tagline yang sudah diungkapkan Jokowi yakni kerja, kerja dan kerja menjadi lebih nyata dan bermanfaat bagi seluruh rakyat Indonesia.”, ujar Brigjen Pol. (Purn.) Dr. Parasian Simanungkalit, SH., MH.

Ditempat yang sama Ketua Umum Ormas BARISAN NASIONALIS PANCASILA (BNP) sangat mendukung  langkah yang diambil oleh bapak,Dannerd Reynard Simangunsong. SE. untuk mengikuti Konvensi Kandidat 2 K SDM Unggul. “ melihat karir politik dari bapak,Dannerd Reynard Simangunsong. SE. kami yakin bahwa beliau cocok dengan kriteria yang di harapkan oleh bapak Presiden Jokowi,”harapnya.
Ketua Umum Ormas BARISAN NASIONALIS PANCASILA (BNP).  berharap usulan dari relawan dipertimbangkan oleh bapak Presiden Jokowi. Mengingat upaya ini sebagai aksi nyata relawan membantu Presiden menentukan pembantu terbaiknya, ““ Kita harap agar usulan relawan ini dipertimbangkan,namun tetap, kita kembalikan ini ke Pak Jokowi, sebab pemilihan menteri merupakan hak prerogatif Presiden,” ucapnya. (Red)

TerPopuler