SIG Perdana UNRAM Sukses, Lahirkan Perempuan Tangguh

SIG Perdana UNRAM Sukses, Lahirkan Perempuan Tangguh

10/27/2019




Mataram-Sekolah Islam Gender (SIG) yang diselenggarakan oleh KOPRI PMII Komisariat Universitas Mataram (UNRAM) resmi ditutup malam ini Minggu, 27 Oktober 2019, sekitar pukul 21:30-23:30 WITA oleh senior alumni sekaligus Mabinda PKC PMII Bali-Nusra Dewi Candra Hazani , Minggu, (27/10/19).

Kegiatan dengan tema, “Rekonstruksi Perjuangan Kopri Menuju PMII Berkemajuan” itu berlangsung selama dua hari di Pondok Pesantren Al-Istiqomah, Telag Waru,Kecamatan Labu Api, Lombok Barat.

Penutupan acara tersebut dihadiri oleh ratusan kader PMII se-Kota Mataram,Hadir pula anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Akhdiansyah S.H.i dan beberapa pengurus komisariat Universitas Hamzanwadi (UNHAZ) Pancor,Lombok Timur.

Ketua komisariat Unram Mustain Nasrullah"mengapresiasi kinerja keras kepanitian umumnya pengurus Komisariat Unram hingga saat ini mampu melaksanakan SIG perdana,hal ini yang menjadi penggerak bagi Kopri-kopri se Pulau lombok untuk selalu aktif dalam berperoses"Tuturnya.

Nurul Asmayati Ketua Kopri PMII Cabang Mataram" Mengharapkan semua pengurus komisariat tidak hanya dari Kota Mataram saja namun dari komisariat Cabang Lombok Timur maupun Lombok Tengah harus bisa melaksanakan SIG juga, karena SIG ini perlu di sekolahkan karena memang sudah diterapkan juga dalan kitab suci Al-Qur'an "Ungkapnya.

Sementara itu Sadam husen selaku sekretaris umum PMII Mataram dalam sambutannya" tidak ada yang membedakan laki-laki dan perempuan, namun yang membedakannya ialah jenis kelamin saja.kalok kita melihat dari segi potensi dan pemikiran laki-laki maupun perempuan itu sama."Tegasnya.

Senior alumni Dewi Candra Hazani" Berharap semoga Kader-kader kopri menjadi perempuan tangguh,berbicara mengenai gender berarti disana tercantum tentang kesetaraan antara hak laki-laki dan perempuan.tidak serta merta wanita tugasnya hanya di dapur,sumur dan kasur.namun dalam dunia ini mengenal tentang tahta dan kasta kepemimpinan,perempuan juga bisa menjadi seorang pemimpin."terangnya.

Lanjut Akhdiasyah S.H.i dalam sambutannya mengatakan bahwa Sekolah Islam Gender untuk menggembleng kualitas kader perempuan. tujuannya agar perempuan memiliki kualitas setara dengan lelaki. “Sehingga posisi perempuan tidak selalu dihegemoni oleh laki-laki,” kata pria yang akrab dipanggil Yongki itu.

Disela-sela sambutan dalam acara penutupan SIG tersebut dimeriahkan beberapa macam antara lain,puisi berantai,tarian rimpu khas mbojo, pencak silat dan stand up comedy.

Setelah resmi ditutup, dilanjutkan dengan penobatan peserta SIG terbaik. Kader KOPRI terbaik disabet oleh delegasi dari Rayon Al-Farab,Komisariat UIN Mataram, mengalahkan delegasi Kopri PMII lainnya.

Kemudian diakhiri dengan foto bersama senior alumni Pengurus Komisariat dari kepanitiaan dan peserta SIG. (wldn).