Suhaili Tanggapi Statment Menpora, MotoGP Bukan Urusan Kemenpora.

Suhaili Tanggapi Statment Menpora, MotoGP Bukan Urusan Kemenpora.

11/03/2019

H. Moh. Suhaili FT Bupati Kabupaten Lombok Tengah. 

Lombok Tengah, Lombokfokus.com | Bupati Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), H Moh Suhaili FT angkat bicara terkait statemen Menteri Pemuda Olahraga (Menpora), Zainudin Amali yang  menyatakan, hingga saat ini belum ada kejelasan apakah MotoGP 2021 memang akan digelar di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Kuta Lombok.

Hal itu membuat sapaan Abah Uhel sebut bahwa, event MotoGP bukan urusan Menpora.

"Dari awal/jauh sebelumnya Saya sudah sering menyampaikan bahwa banyak daerah di Indonesia yg menginginkan sircuit motor GP ini ada di daerahnya. Tapi Allah melalui Pemerintah RI di bawah  kepemimpinan Bapak Presiden Jokowi dan Dorna dari Francis telah menyetujui dan menetapkan lokasi Motor GP di Indonesia yaitu di KEK Mandalika Kute, Lombok Tengah NTB."  ungkapnya, Senin (4/11) di Group WhatsApp Lombok Tengah Ihtiar.

Ia Mengatakan bahwa Keputusan dari Pemerintah dan pihak Dorna tidak bisa di ganggu gugat oleh siapapun. MotoGP bukan urusan Kemenpora.


"Keputusan Pemerintah RI dan pihak Dorna ini tidak bisa diganggu gugat atau di rubah oleh pihak manapun dan siapapun. Gubernur Jatim mungkin hanya mengungkapkan keinginannya saja. Sedang Menpora karena beliau Mentri baru dan bukan pihak atau orang yg terlibat langsung dlm Hal ini, jadi beliau itu belum tahu. Hal yg terkait motor GP bukan urusan Kemenpora". lanjutnya.



Politisi Golkar NTB itu menjelaskan, dari awal atau jauh sebelumnya, dirinya sudah sering menyampaikan bahwa banyak daerah di Indonesia yang menginginkan Sirkuit MotoGP ini dibangun di daerahnya.

Akan tetapi, Allah SWT melalui Pemerintah pusat dibawah kepemimpinan Bapak Presiden Joko Widodo dan Dorna dari Francis telah menyetujui dan menetapkan lokasi MotoGP tersebut di Indonesia yaitu di KEK Mandalika Kute,Lombok Tengah NTB.

Yang jelas, keputusan Pemerintah pusat dan pihak Dorna ini tidak bisa diganggu gugat atau dirubah oleh pihak manapun dan siapapun. Apalagi seorang Gubernur Jawa Timur juga Menpora, hanya mengungkapkan keinginan supaya Sirkuit MotoGP itu dibangun di Jatim.

Untuk diketahui, Sirkuit Mandalika Kuta Lombok itu sedang proses pembangunan. Indonesia Tourism Development Corporation atau PT Pembangunan Pariwisata Indonesia, adalah BUMN yang sedang membangun sirkuit itu. Progres pembangunan sirkuit di kawasan ekonomi khusus itu sekitar 10 persen.

Sehingga, tahun 2020 mendatang dipastikan proses pengaspalan sirkuit tersebut tuntas dan akan dilakukan uji coba. Tidak hanya itu, ITDC mengklaim, akan ada penjualan awal (presale) tiket MotoGP 2021 dalam waktu dekat ini. (LF1).