PKL Angkatan III, Lahirkan 33 Kader Mujtahid untuk Besarkan PMII

PKL Angkatan III, Lahirkan 33 Kader Mujtahid untuk Besarkan PMII
Share

Lombok Tengah, LF | Pelatihan Kader Lanjut (PKL) yang merupakan jenjang kaderisasi formal ketiga di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia sukses dilaksanakan oleh PKC PMII Bali Nusra.

PKL yang diselenggarakan di Pendopo II Wakil Bupati Lombok Tengah ini ke tiga kalinya setelah di selenggarakan di Kota Mataram dan Kabupaten Dompu.

Sebanyak 34 peserta di yang berhasil sampai tahap akhir setelah di bekali materi dan pandu langsung tim kaderisasi PB PMII.

kegiatan PKL berjalan lancar sesuai schedule yang ada, "PKL Angkatan III ini berjalan dengan lancar di pimpin oleh instruktur yang top," ungkap Muhammad Junaidi Ketua Panitia PKL III.

Ketua PKC PMII Bali Nusra Aziz Muslim dalam sambutannya mengatakan bahwa PMII Region Bali Nusra sudah mulai membaik,  "Tingkatan kaderisasi PMII sudah mulai membaik, harapan saya alumni PKL bisa malakukan Follow Up dan Konsolidasi ke Komisariat dan Cabang, " ungkap Aziz di depan para peserta dan tamu undangan.

"saya rasa ketika kaderisasi kita perkuat dan dimasifkan otomatis PMII akan semakin besar." lanjut Aziz.

Ia menerangkan bahwa, Negara seharusnya bersyukur karena mempunyai banyak Organisasi Kepemudaan yang rutin mengadakan kaderisasi untuk meningkatkan SDM Indonesia, "Negara sudah dibantu membangun SDM dengan kegiatan seperti ini. Beruntung negara punya organisasi kepemudaan untuk meningkatkan SDM, dengan proses kaderisasi yang dilakukan oleh organisasi-organisasi" Jelasnya.

sementara itu, Saefudin yang akrab di panggil Ucok Al-Ayubi Tim Kaderisasi PB PMII mengatakan bahwa ada ketimpangan kaderisasi yang ada di daerah Bali-Nusra khususnya di kabupaten, " Setelah beberapa hari mengamati bahwa ada ketimpangan kaderisasi yang terjadi di Bali-Nusra, PKC harus memperkuat ekspansi ke beberapa cabang yang ada" Terang Ucup.

Ketua Ikatan Keluarga Alumni PMII Kota Mataram Moh Akri memberikan pesan kepada puluhan kader PMII Bali Nusra yang ikut pada PKL III di Lombok Tengah bahwa kader PMII harus mampu mewarnai segala lini kehidupan. 

"Kader PMII dimana saja berada, harus mampu mewarnai segala penjuru, baik yang terjun di politik, birokrasi dan tempat-tempat lainnya," kata Akri saat menutup acara PKL III PKC PMII Bali Nusra, Minggu (7/12/2019).

Kader PMII sudah melalui banyak proses kaderisasi kata mantan Ketua Cabang PMII Mataram ini, mulai dari tingkatan rayon hingga tingkatan PB, maka jangan menunjukkan diri sebagai orang yang tidak memiliki pengaruh. Kader PMII harus ciptakan diri sebagai orang yang berpengaruh, karena mau tidak mau negara dan daerah sangat membutuhkan pemikiran dan ide gagasan dari kader PMII.

"Kalau orang tidak menghitung kita, sebagai kader yang telah di tempat di PMII. Maka kita berkewajiban membuat orang menghitung kita, paling tidak kita mampu memperngaruhi segala perdebatan dan kebijakan yang akan ditentukan," ungkapnya.

Karena kalau sudah ikut yang namanya PKL tambah Ketua Fraksi PPP DPRD NTB ini, tentu sudah tidak diragukan lagi, materi-materi itu pasti sudah diberikan oleh narasumber. Baik kebijakan publik, opini publik, dan materi-materi aplikatif yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

"Saya yakin alumni PKL III PMII kali ini, akan mampu memberikan warna bagi kehidupan dan mampu memperngaruhi arah kebijakan, baik di dunia perpolitikan dan dunia profesi lainnya," pungkas Moh Akri anggota komisi II DPRD NTB.

Suaeb Qury Mabinda PMII Bali-Nusra mengatakan bahwa Distribusi kader sangat penting dilakukan, " Kita harus bisa melakukan Kaderisasi dan distribusi kader, karena PMII merupakan organisasi besar dan harus bisa melakukan itu" Ungkap Suaeb mantan Ketua PMII Cabang Mataram di hadapan undangan dan 33 peserta PKL III. (dk)

Iklan Atas Artikel

deskripsi gambar

Iklan Tengah Artikel 1

GP Ansor NTB

Iklan Tengah Artikel 2

GP Ansor NTB

Iklan Bawah Artikel

GP Ansor NTB