PMII Lombok Timur Pertanyakan Kejelasan SPPD Fiktif dan Lencana DPRD.

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

deskripsi gambar

PMII Lombok Timur Pertanyakan Kejelasan SPPD Fiktif dan Lencana DPRD.

1/23/2020

LOTIM, Lombok Fokus | Melihat situasi DPRD Lombok Timur saat menjelang pelantikan dan menjalankan perjalanan dinas Dewan pada tahun 2018 yang lalu, Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia  (PMII) Lombok Timur , Irwan Safarai, pertanyakan kejelasan perjalanan dinas SPPD Fiktif dan Lencana DPRD Kabupaten Lombok Timur. Jumat (24/01).

Irwan Safari menyampaikan terkait kasus SPPD Fiktif tahun 2018 yang lalu, yang terlibat 18 oknum Anggota Dewan tidak ikut menjalankan perjalanan dinas SPPD fiktif agar segera ditindak, karna 18 oknum anggota Dewan ini sudah mengambil uang perjalanan dan tidak dan ada juga yang memakai joki ini agar segera ditindak.

"Kami minta kepada Aparat Penegak Hukum agar segera menindak lanjuti terkait kasus SPPD Fiktif Dewan tahun 2018 maupun 2019 yang lalu" ucapnya

Ia juga meminta agar 18 orang oknum Anggota DPRD Lotim, yang diduga terlibat dalam kasus SPPD Fiktif dan yang memakai joki agar segera ditangkap untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya selaku menjadi Dewan Perwakilan Rakyat.

Lanjut, Irwan terkait masalah pelantikan Dewan 2019 yang lalu, semua anggota Dewan tidak memakai lancana emas, padahal lencana emas itu menandakan dirinya menjadi Wakil Rakyat, pertanyaannya dikemanakan lancana emas itu, jangan jangan digelapkan padahal sudah dianggarkan. Katanya

Ia juga menegaskan terkait dengan SPPD fiktif dan Lencana Emas DPRD "kejelasan kasus SPPD Fiktif dan Lancana emas ini, maka kami dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia akan kawal kasus ini sampai tuntas bila perlu kami kerahkan masa (Aksi) untuk pertanyakan kejelasan kasus ini," pangkasnya.