Iklan Semua Halaman

10/13/2020, October 13, 2020 WIB
Last Updated 2020-10-14T06:44:48Z
Berita AktivisCipayung PlusHeadlineMahasiswaMataramNTB

OKP Cipayung Plus Mataram Datangi Polda NTB, Laporkan Airlangga Hartato

Advertisement
OKP Cipayung Plus Kota Mataram Usai Masukkan Berkas Pelaporan Menko Airlangga Hartato Ke Polda NTB

MATARAM | Buntut dari tudingan bahwa aksi demonstrasi mahasiswa menolak Undang-undang Cipta Kerja ditunggangi atau disponsori. Cipayung Plus Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat melaporkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartato ke Polda NTB. Rabu, 14/10/2020.

Menko Airlangga dilaporkan dengan beberapa pasal, seperti pasal 14 dan pasal 14 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana yang memuat penyiaran berita atau pernyataan bohong, keonaran di tengah masyarakat. Disertai dengan membawa beberapa bukti pernyataan berupa video dan yang dimuat di sejumlah media juga disertakan.

Koordinator umum OKP Cipayung Plus Kota Mataram, Andreas P. Waketi, mengatakan pernyataan Menko Airlangga bentuk deskriminasi dan penghinaan gerakan mahasiswa yang datang dari panggilan hati dan keresahan rakyat menolak Omnibus Law.

“Menurut kami apa yang telah diucapkan oleh Bapak Menko Airlangga Hartarto adalah bentuk penghinaan terhadap Gerakan Mahasiswa se tanah air, khususnya gerakan mahasiswa aliansi kelompok Cipayung Plus Kota Mataram yang masih tumbuh subur dalam idealisme perjuangan," Ungkapnya.

"Kami merasa dideskriminasi oleh statemen Airlangga Hartato, Aksi kami murni ditunggangi oleh aspirasi dan kepentingan rakyat," Pungkasnya.

OKP Cipayung Plus Kota Mataram yang ikut serta dalam pelaporan tersebut, diantaranya,HMI, KAMMI, IMM, KMHDI, GMKI, dan PMKRI.

Selain itu mahasiswa juga membawa bukti tambahan berupa kwitansi masing-masing organisasi mahasiswa yang berisi bukti bahwa mahasiswa patungan dalam menggelar aksi demonstrasi, tidak ada yang menunggani dan sponsor dari pihak manapun. [Red]